Membuka album-album kelabu...
Cerita tetang aku dan kehidupanku yang dulu.
Setiap lembar membuatku mengingat akan kisah hari-hariku.
Penuh kepenatan atau kesenangan yang lepas.
Aku dengan setiap gayaku,
Aku dengan setiap langkahku,
Aku dengan setiap hidupku,
Hidupku dengan setiap kebebasanku,
Kebebasanku dengan setiap aturanku,
Aturanku dengan setiap permainanku,
Permainanku dengan setiap kendali-MU.
Pergi meninggalkan kota yang penuh kepenatan,
Tinggal dalam alam penuh ketenangan.
Terukir cerita-cerita dengan kenangan,
Kenangan yang belum terbingkaikan.
Dalam kenangan tersembunyi emosional jiwa.
Dalam kenangan tersembunyi emosional hati.
Dalam kenangan tersembunyi emosional batin.
Wahai dunia kenangan...
Dengan apa engkau harus ku bingkai?
Katakan padaku, Kenapa kau selalu menyiksaku?
Menyiksaku dengan semua bayang-bayangmu.
Bayang hari-hari masa lalu...
Pergilah!!!
Jangan biarkan aku membunuhmu dengan semua rasaku.
Jangan biarkan aku membuangmu dengan semua ragaku.
Jangan biarkan aku menguburmu dengan semua jiwaku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar